Ekspresi | Les Private Arab-Inggris via WA dan BBM Gratis | Sunda | Kontak | Google | Gmail | Uang Adsense
Toko Baju Online Abah + Bonus
LP3I Tasikmalaya
Bahasa Arab (Kelas 1 SD sampai Universitas)
Bisnis Bitcoin | Daftar Isi | Tools Penting | PrivacyPolicy | Jago Bahasa Inggris dan Arab | Kamus | Kamus Google

Saturday, August 6, 2016

Terminal Cisewu dan Talegong Tak Ada Mobil, Aneh?



Hello Katabah!
Lama tidak ke Cisewu, sekarang keadaannya sudah aneh-aneh. Masa iya di terminal tidak ada mobil? He..he… Apalagi terminal Talegong, rumah warga di sekitar terminal pun masih sedikit. Hi…hi..lucu juga…!


Terminal Cisewu menjadi sepi dari mobil karena elf yang ngetem pindah ke Pasir Ipis, dekat sebuah bengkel dan dekat gedung SMAN Cisewu. Padahal setahu Abah terminal resminya yang berdampingan dengan gedung Polsek Cisewu.

Kenapa pindah?
Abah kurang tahu persis penyebabnya. Namun, dulu di masa Abah masih kuliah. Di terminal itu, ngetemnya seringkali lama sekali, sedangkan di Pasir Ipis ada elf yang tidak ngetem. Jadi, masih kosong pun berangkat karena akan ada lagi penumpang di jalan antar Cisewu – Pangalengan.

Lalu, ada apa dengan sepinya terminal Talegong?
Talegong terletak antara Pangalengan dan Cisewu. Sepinya terminal Talegong mungkin karena masih baru mengingat jalannya juga baru dibangun setelah jalan menuju Gunung Cantigi (Yang ada dalam nyanyian almarhum Darso) beberapa kali longsor besar.

Pas kemarin mudik, Abah menyebutnya Lingkar Cantigi karena teringat ada Lingkar Nagreg. Nah, terminal Talegong itu ada di Lingkar Cantigi. Jadi, kalau masih sepi memang wajar. Tapi pemandangan pegunungan dan pesawahannya, beeeuuuuh indah sekali….! Sayangnya Abah tidak sempat mengabadikan di Ponsel karena terburu-buru ada acara keluarga yang sudah menunggu.

Singkat kata singkat cerita, kalau nanti mencari terminal Cisewu, jangan heran kalau tidak tampak seperti terminal ya….he..he…Padahal dulu mah minimal ada 2 atau 3 mobil duduk terdiam ngantri menunggu para penumpang yang akan berangkat ke Pangalengan. Dalam sehari, mungkin lebih dari 15  elf yang datang silih berganti.

Semoga saja di hari-hari lain tidak sesepi saat Abah melihatnya. Tapi seorang pemilik bengkel di Pasir Ipis memang berkata demikian kok: “Terminal Cisewu jadi sepi, Pak.”

***Duh, Abah dipangil bapak oleh bapak-bapak yang usianya jauh lebih senior*** Ternyata Abah ini benar-benar sudah tua nih…! wkwkwk

Enggak apa-apalah terminalnya sepi, yang penting hati warga tidak kesepian. He..he..

Baca juga:

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
loading...

No comments:

Post a Comment