Ekspresi | Belajar HTML dan PHP | Sunda | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Kemahasiswaan Kilas Santai
PMB Online STMIK Jabar 2021
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Pengobatan Ruqyah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting, CMS Wordpress, Framework Laravel. Yang Penting ada menu DAFTAR ISI
Inkubator | Daftar Isi | Bisnis Bitcoin | Tools Penting | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Thursday, January 16, 2014

Istilah Blogging Yang Sering Membingungkan

Yang dimaksud istilah blogging di sini adalah kata-kata yang digunakan para blogger atau pengguna Internet dikaitkan dengan kaidah bahasa Indonesia. Saya bukan pakar bahasa Indonesia, namun agak sering mendengar dan membaca tentang kaidah tersebut, sehingga terasa bingung ketika menuliskan beberapa istilah blogging.


Berikut ini istilah blogging yang seringkali membuat saya bingung untuk menerapkannya:
1. post (blogging), artikel (bahasa Indonesia)
Dalam hal ini, saya masih belum bisa mengatakan salah untuk penggunaan ‘post’ pada artikel berbahasa Indonesia karena belum menemukan padanannya dalam bahasa Indonesia.

Bahkan ada juga yang menggunakan istilah postingan. Padahal kata ‘postingan’ sendiri berasal dari post+ing+an. Post+ing menggunakan kaidah bahasa Inggris yang berperan sebagai Gerund. Sementara Posting+an, diperkirakan gabungan kata ‘posting’ dengan akhiran –an.

Lalu kenapa tidak menggunakan istilah artikel saja? Dalam KBBI (2005), artikel adalah karya tulis lengkap, misal laporan berita atau essai dalam majalah, surat kabar, dsb. Pertanyaannya: Apakah tulisan yang asal-asalan seperti yang sering dijumpai pada blog atau note Facebook masih termasuk artikel?

Meskipun demikian, sampai saat ini saya masih sering menggunakan istilah ‘tulisan’ atau ‘artikel’ untuk menyebut sebuah tulisan yang dipublikasikan di sebuah blog, baik tulisan tersebut berkualitas bagus, maupun tulisan asal-asalan. Alasannya antara lain: untuk sebuah artikel itu paling tidak ada 2 jenis, yaitu artikel yang sudah siap publikasi dan artikel yang belum siap publikasi. Nah, artikel asal-asalan itu saya kategorikan sebagai artikel yang sebenarnya belum siap publikasi, namun sudah dipublikasikan di blog.

Mari tengok istilah lain:
2. publish (blogging), mempublikasikan (bahasa Indonesia)
Saat ini cukup banyak blogger yang lebih suka menggunakan istilah publish, misal: Apakah tulisan saya sudah di-publish?

3. repost atau republish (blogging), mempublikasikan kembali (bahasa Indonesia)
Untuk istilah ini saya sendiri masih suka menggunakan ‘republish’, padahal mungkin bisa saja menggunakan istilah bahasa Indonesia ‘republikasi’.

Apakah hanya tiga contoh di atas? Tentu tidak, masih banyak istilah blogging yang menggunakan bahasa Inggris, dan kadang-kadang tidak tepat juga, misal:
a. Di-googling saja
Ini bukan kaidah bahasa Indonesia, bukan pula bahasa Inggris. Kalau dipaksakan ke bahasa Inggris mungkin sebaiknya “googled”.


b. Blogging atau perblogan atau perbloggingan? Dst.

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Belajar Bahasa Inggris dan Arab di Telegram dan FB Gratis!
Youtube: Katabah Com: Menuju 1 jt Konten :)

4 comments:

  1. iya mas, pas awal awal ngeblog saya justru lebih bingung mas, karena dulu makai blog pertama kali tahun 2006. waktu itu semua serba bahasa planet, Google Translante juga belum ada.

    kalau sekarang saat ini lebih mudah dan lebih menyenangkan..
    sudah banyak kata yg lebih dimengerti kalau dibandingin zaman dulu ya mas..,

    hampir semuanya dulu bahasa planet sih. he he...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tahun 2006, saya malah belum lahir di dunia blogging :)
      Ternyata blogger sekarang harus lebih bersyukur karena banyak kemudahan ya Mas?

      Delete
  2. ya itulah Kang, orang mau gampangnya aja, ha ha, googling, postingan, ngenet, dll

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya sendiri sering begitu, apalagi dalam forum lisan :)

      Delete