Blog | Skripsi SI | Belajar HTML dan PHP | Kontak | Gmail | Uang Adsense
Audit Sistem Informasi
PMB Online STMIK Jabar 2022
STMIK JABAR
LP3I Tasikmalaya
STAI Al-Falah
Pengobatan Ruqyah
Belajar Pemrograman PHP, MySQL, Framework CI, Domain, Hosting, CMS Wordpress, Framework Laravel. Yang Penting ada menu DAFTAR ISI
Daftar Isi | Skripsi | B. Arab | Ruqyah | PrivacyPolicy | Inggris Arab

Sunday, March 15, 2015

Bahasa Jepang Kalimat Negatif Bukan

Dalam kalimat negatif bahasa Inggris, kita mengenal ‘not’ yang berarti ‘bukan’. Nah, dalam bahasa Jepang juga ada, yaitu ‘dewa arimasen’.

Kalau membaca ‘dewa arimasen’, saya suka teringat agama Hindu yang suka memanggil-manggil dewa. Tapi ini tidak menuju ke sana, melainkan memiliki arti ‘bukan’. He..he..


Contoh:
Watashi wa sensei dewa arimasen.
Terjemahannya: ‘Saya bukan seorang guru.’
Bahasa Inggris: ‘I am not a teacher.’

Bisa juga kalimatnya ditambah ‘tapi’. Misalnya:
Watashi wa sensei dewa arimasen. Gakusei desu.
Terjemahannya: ‘Saya bukan seorang guru, tapi murid.’
Bahasa Inggris: ‘I am not a teacher, but I am a student.’

Pada contoh kedua di atas tampak bahwa kalimat yang menunjukkan ‘tapi’ cukup menggunakan tanda titik (.), bukan kata ‘shikashi’ (akan tetapi). Ini menurut buku Bahasa Jepang: Belajar Dari Dasar karya Jim San.


KAMUS
Dewa arimasen: bukan (bahasa Inggris: not)
Gakusei: murid (student)
Sensei: guru (teacher)
Wa: tidak diterjemahkan (not translated)

Watashi: saya (I)

"Bitcoin and Forex are high risk business. We must join them smartly."
Youtube: Katabah Com: Menuju 1 jt Konten :)

No comments:

Post a Comment