9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Friday, October 9, 2026

Cara Budidaya Lele Sangkuriang Untuk Slow Living dan Usaha Bisnis

Lele Sangkuring dikenal lebih panjang dari lele dumbo. Saya bukan ahli budidaya lele tapi setidaknya punya dua periode percobaan di lokasi yang berbeda. Pertama, di kolam 2x2 meter. Kedua, di toren/drum plastik berukuran sekitar 100 liter.

Budidaya Lele Sangkuriang Dengan Target Usaha/Bisnis

Berdasarkan sedikit pengalaman saya, minimal kita memiliki 3 kolam agar pertumbuhan lele lebih bagus. Saat beli bibit sekitar Rp 50.000 sebanyak 200 ekor atau ada juga yang dihargai Rp 1.000 per ekor.

Selang satu bulan lebih, lele mulai terlihat pertumbuhannya, yang paling besar, sedang, dan paling kecil. Nah setelah perbedaan ukuran badannya tampak mencolok, maka segera pisahkan untuk menghindari berebut makan, bahkan kanibal walaupun katanya lele sangkuriang tidak terlalu kanibal seperti lele kampung.

 

Baca juga:

Cara Budidaya Tutut (Keong Sawah Hitam) Untuk Slow Living dan Usaha Bisnis 
 

 

"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via YouTube: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment