9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
Kuliah Nalar SI Gratis
Katabah Berbagi
Pusat Digitalisasi Nalar Sunda Cisewu
CV dan Lowongan Kerja
Program Portofolio Dosen
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Sunday, October 18, 2026

Mengurai Pesan Wisuda XXII Unfari: Dari Integritas AI, Apresiasi Wisudawan Terbaik SI, hingga Wisdom Living Lab

 

Oleh: Kaprodi Sistem Informasi Universitas Al-Ghifari 

Perhelatan Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXII Universitas Al-Ghifari (Unfari) yang sukses digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026 kemarin melahirkan kesan dan kebanggaan tersendiri. Acara monumental ini bukan sekadar prosesi seremonial pengukuhan kelulusan, melainkan menjadi momentum refleksi mendalam bagi peradaban akademik dan kedaulatan nalar mahasiswa di era modern.

1. Bangga dan Apresiasi: Rika (Prodi SI) Terpilih Jadi Wisudawan Terbaik & Pemidato Utama

Sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi Universitas Al-Ghifari, rasa syukur dan bangga tak terhingga saya haturkan. Secara khusus, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Rektor Universitas Al-Ghifari, Prof. Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP., M.Si., beserta jajaran Senat Akademik yang telah menetapkan saudari Rika dari Prodi Sistem Informasi sebagai salah satu Wisudawan Terbaik Universitas Al-Ghifari Tahun 2026.

Lebih membanggakan lagi, Rika juga dipercaya berdiri di mimbar kehormatan untuk menyampaikan pidato perwakilan seluruh wisudawan. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Sistem Informasi Unfari tidak hanya menguasai seluk-beluk teknologi data dan algoritma, tetapi juga memiliki kecerdasan artikulatif, kepemimpinan, dan kedalaman karakter.


2. Pesan Utama Rektor: Menjaga Integritas Humanis di Era AI

Dalam pidato senatnya, Bapak Rektor Prof. Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP., M.Si. memberikan penekanan krusial mengenai pentingnya menjaga integritas diri di era pesatnya perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence / AI).

Teknologi AI boleh berkembang sedemikian cepat dan membantu menyelesaikan berbagai tugas mekanis. Namun, AI tidak memiliki kompas moral, etika, rasa, dan integritas. Sebagai insan akademis—khususnya lulusan Sistem Informasi—integritas dan kejujuran nalar adalah fondasi utama agar kita tidak menjadi hamba teknologi yang latah AI, melainkan menjadi arsitek peradaban yang memegang kendali atas teknologi demi kemaslahatan masyarakat.

3. Menyambut Tantangan Sekda Jabar: Kemandirian Berbasis Potensi Lokal

Di sisi lain, apresiasi mendalam juga kita tujukan atas amanat dan motivasi berharga dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Bapak Drs. Herman Suryatman, M.Si. Beliau menegaskan bahwa sarjana masa kini harus tumbuh menjadi manusia yang mandiri melalui pengembangan potensi lokal.

Apapun latar belakang jurusannya—termasuk lulusan Sistem Informasi—tidak ada kata 'salah' atau gengsi untuk turun ke lantai tanah, menggarap lahan, hingga beternak ayam, bebek, maupun membudidayakan perikanan. Pola pikir kemandirian pangan dan ekonomi ini telah dicontohkan nyata oleh beliau bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam membangun kedaulatan lembur.

4. Jawaban Konkret Prodi SI: Wisdom Living Lab menuju Swasembada Nalar Jabar Istimewa

Tantangan dan visi besar dari Bapak Sekda Herman Suryatman ini saya sambut dengan sangat terbuka dan penuh antusiasme.

Sebenarnya, apa yang ditekankan oleh Pak Sekda sejalan dengan langkah nyata yang sedang saya jalankan secara bertahap sebagai dosen dan peneliti Sistem Informasi melalui Wisdom Living Lab (Rumah Edukasi Katabah).

Di laboratorium alam rumahan ini, kami mengawinkan teknologi sistem informasi, pencatatan data ekologis, dan pemanfaatan lahan/wadah air minimalis—mulai dari budidaya ikan lele, komet, koi, hingga pengelolaan pakan terpadu. Ini adalah wujud integrasi antara high-tech (sistem informasi) dan low-tech/real-world (sektor riil/potensi lokal).

Langkah bertahap ini merupakan miniatur dari riset dan cetak biru kami menuju Swasembada Nalar Jabar Istimewa: sebuah konsep di mana sarjana komputer tidak hanya duduk di depan layar monitor, tetapi juga mampu mengolah potensi lokal bumi Pasundan secara mandiri, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat sekitarnya.

Penutup

Selamat kepada seluruh wisudawan ke-XXII Universitas Al-Ghifari, khususnya saudari Rika beserta seluruh lulusan Prodi Sistem Informasi. Ingatlah pesan Pak Rektor Prof. Didin Muhafidin untuk selalu menanamkan integritas di era AI, dan wujudkan tantangan Pak Sekda Herman Suryatman untuk menjadi sarjana mandiri yang mengakar kuat pada potensi lokal.

Mari kita buktikan bahwa nalar digital dan kedaulatan lokal bisa berpadu harmonis demi kemajuan bangsa!

Salam Swasembada Nalar Digital,

Kaprodi Sistem Informasi Universitas Al-Ghifari
Komarudin Tasdik

Video YouTube Short Serunya Wisuda Unfari 2026


"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via YouTube: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment