9 Buku Saya | Tridarma Tasdik | Prodi Sistem Informasi | Skripsi SI
CV dan Lowongan Kerja
Karir dan Beasiswa SI
Program Portofolio Dosen
Rangkuman Prestasiku
Materi Kuliah Sistem Informasi (S1)
Blog dan Pengalaman | Korban AI | Siap Kerja | Kontak | PrivacyPolicy | Inggris Arab | Daftar Isi

Thursday, March 5, 2015

Isim Kana Bahasa Arab

Kana berfungsi untuk merafakan (dlammah) mubtada dan menashabkan (fathah) khabar.

Contoh:
كَانَ الْمُدَرِّسُ مُجْتَهِدًا
(Guru itu rajin)
Almudarrisu disebut isim kana.


كَانَ زَيْدٌ جَالَسًا
(Zaid duduk)
Zaid disebut isim kana.

Menurut Sukamto dan Munawari (2005), ‘kana’ dapat diterjemahkan sebagai ‘adalah’ atau ‘terjadi’. Namun pada terjemahan suatu kalimat biasanya tidak diterjemahkan.

Kata ‘kana’ sendiri termasuk fi’il, sehingga kita suka mengenal perubahan kata seperti ini:

كَانَ، يَكُوْنُ، كَانَتْ، كُنْ، dll.
Kata bahasa Arab yang berfungsi seperti ‘kana’ biasa disebut dengan nama saudara kana atau dalam judul bab buku Ilmu Nahwu biasa ditulis “Kana dan Saudaranya”.

Saudara-sudara kana tersebut antara lain:

لَيْسَ
Bukan atau tidak

صَارَ
menjadi

بَاتَ
Semalaman

أَصْبَحَ
Masuk waktu pagi

أَضْحَى
Masuk waktu dhuha

أَمْسَ
Masuk waktu sore

ظَلَّ
Senantiasa atau masuk waktu siang

مَا زَالَ
Senantiasa

مَا بَرِحَ
Senantiasa

مَا فَتِئَ
Senantiasa

مَا انْفَكَّ
Senantiasa

مَا دَامَ
selamanya


Sumber:
Sukamto I & Munawari A. 2005. Tata Bahasa Arab Sistematis. Yogyakarta: Nurma Media Idea.


"Boleh Konsultasi Masuk Jurusan Sistem Informasi via Tiktok: @katabahcom."
Tips Skripsi Program Studi Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment